Som Tam Kung, Luk Chup dan Khao Niao Mamuang, Appetizer dan Dessert Kuliner Thailand Buat Ketagihan

 

Pernah pada suatu masa saya pergi traveling dinas dalam waktu yang lumayan lama. Pada awalnya saya begitu senang dengan hidangan yang tersedia di hotel. Roti beraneka bentuk serta selai dan keju yang sangat menarik hati dan membuai lidah sungguh saya nikmati. Saya suka banget mengoleskan keju lalu di atasnya dioles lagi selai strawberry. Ditambah susu segar dan jus jeruk ini bisa jadi makan pagi yang nikmat dan mewah buat saya.

Tapi ternyata hal itu tidak berlangsung lama. Ada rasa rindu akan masakan rumahan yang biasa saya makan. Duh, ternyata begini rasanya lidah yang jadi tawar tidak tersentuh rempah-rempah ,sungguh tidak enak. Nasi yang saya makan bukan jenis nasi yang biasa tersedia di meja makan rumah saya. Daging yang saya santap juga tidak berbumbu seperti aneka bumbu masakan yang biasa saya rasakan. Mencari restoran masakan Indonesia memang bisa jadi solusi, tapi di mana ? … tengok kiri-kanan sekitar hotel saya tidak mendapatkan rumah makan Indonesia.

Pada suatu siang saya hampir bersorak ketika tanpa sengaja saya menemukan rumah makan Thailand yang letaknya tidak jauh di belakang hotel tempat saya menginap. Nama rumah makannya Star of Siam. Sayapun masuk ke situ dan memesan beberapa masakan. Yang paling saya ingat adalah , tentu saja Tom Yam Goong. Tapi saya juga musti pilih-pilih menu mengingat harga masakan yang lumayan tidak murah.

Dengan muka yang sangat Asia ini tentu saja menarik perhatian pemilik rumah makan yang kemudian bergabung dengan kami dan saling bercakap-cakap. Sepertinya secara tiba-tiba semangat solidaritas sebagai sesama Asia muncul, padahal sebelumnya juga belum pernah kenal. Kami berbincang cukup lama. Beberapa kali saya datang ke rumah makan itu. Di malam terakhir saya berada di kota itu, pemilik rumah makan mengundang saya dan semua teman saya untuk makan malam. Dia traktir, lhoo … alias tidak bayar !!

DSCF6430

Kenangan akan keramahan pemilik rumah makan itu tidak hilang memudar dalam ingatan saya meskipun cerita ini sudah berlalu lama, begitu juga dengan cita rasa masakan Thailand yang sungguh luar biasa enaknya. Pulang traveling saya bukannya mencari rumah makan Padang untuk melepas rindu makanan Indonesia, malah mencari rumah makan Thailand.

Waktu itu cuma ada beberapa rumah makan Thailand di Jakarta. Sebut saja salah satunya TamNak Thai yang terkenal dengan Ikan Malas Kukusnya yang segar dan lezat atau Suan Thai dengan Nasi Nanas dan Tom Yamnya.  Tapi sekarang sudah banyak sekali rumah makan dan restoran Thailand di Jakarta dan kota-kota lain. Tentu bukan hal yang mengherankan kalau Masakan Thailand menjadi masakan populer di seluruh dunia. Tom Yam Goong, Pad Thai, Som Tam, Massaman Curry, Green Curry serta Thai Fried Rice banyak digemari dan menjadi menu pilihan. Minumnya jangan lupa Thai Tea yang lezat itu ….

Masakan Thailand gampang disuka terutama lidah orang Indonesia karena komponen aromatik yang kuat ditambah dengan beberapa masakan Thailand yang kuat rasa pedasnya. Indonesia banget kan, cocok dengan pedas-pedasan. Masakan Thailand biasanya perpaduan dari rasa asam, manis, asin, pahit dan pedas. Semuanya tentunya dipadukan dalam harmonisasi rasa yang saling mendukung untuk menciptakan masakan enak.  Selain rasa, masakan Thailand juga memperhatikan detail, tekstur, warna ,  dan penggunaan bahan-bahan dengan manfaat kesehatan. Masakan akan semakin lezat bila dipresentasikan dengan semenarik mungkin dan aroma yang menggugah indera perasa.

 

Selain signature dishes, masakan Thailand yang saya suka adalah appetizer dan dessert-nya. Banyak ragam appetizer dalam kuliner Thailand seperti Yam Pla Duk Foo atau Abon Lele Goreng dengan Salad Mangga, Kung Hom Pa atau Lumpia Udang Goreng ala Thailand, serta masih banyak lagi. Dan di antara itu semua yang paling saya suka adalah Som Tam Kung atau Salad Pepaya Muda dengan Udang Goreng. Som Tam merupakan appetizer yang sehat, ringan dan menyegarkan. Bahan utamanya adalah pepaya hijau yang diparut, wortel segar parut,  bawang putih dan cabai dan jangan lupakan kekuatan saus ikan Thailand yang membuat kita berkejap-kejap menikmati semangkuk Som Tam. Beberapa ingredient dapat ditambahkan untuk memperkaya rasa Som Tam sepeti kacang, kepiting segar, udang kering bahkan ikan gurame. Som Tam yang saya santap ini ditambahkan dengan udang goreng. Nah, dengan appetizer Som Tam dijamin akan menambah selera makan kita selanjutnya.

 

DSCF6435

 

 

Nah kalau dessert-nya pasti semua suka dengan Ketan Mangga atau Khao Niao Mamuang. Dessert ini jaminan mutu deh enak dan mantab sekali. Terbuat dari ketan yang dikukus lalu diberi saus santan  yang dimasak dengan tepung maizena dan gula. Dan yang membuat tambah enak adalah irisan buah mangga yang menyegarkan. Benar-benar membuat kita jadi ketagihan.

 

DSCF6410

 

Satu lagi yang tidak boleh dilupakan dalam dessert Thailand adalah Luk Chup. Jangankan anak-anak yang suka dengan penampakan menarik dari Luk Chup, saya juga suka. Luk Chup adalah kue kacang hijau yang dibentuk menjadi buah kecil-kecil. Di jaman dahulu Luk Chup merupakan makanan yang khusus dibuat untuk Raja Siam. Ketrampilan membuat Luk Chup hanya dimiliki oleh orang-orang istana. Tapi pada saat ini Luk Chup tidak terbatas pada orang istana saja. Orang-orang Thailand masih mempertahankan posisi Luk Chup untuk dipersembahkan kepada orang-orang yang dihormati dan dipersembahkan pada acara-acara khusus seperti Hari Tahun Baru, ulang tahun atau sebagai ucapan selamat kepada seseorang.

DSCF6396

 

Bahan dasar untuk membuat Luk Chup adalah kacang hijau yang sudah dibuang kulitnya, gula, santan, agar-agar dan pewarna makanan. Kacang hijau yang dibuat pasta dicampur dengan gula kemudian ditambah dengan santan. Campuran kemudian dipanaskan di api kecil hingga menjadi lengket. Setelah dingin, adonan dicetak menjadi bentuk yang diinginkan, biasanya dibentuk seperti buah-buahan yang berukuran kecil. Setelah adonan sudah berbentuk miniatur buah-buahan lalu dicat dengan berbagai warna yang sesuai. Setelah cat kering, baru dicelupkan ke dalam gelatin atau agar-agar. Jelas sekali, ya diperlukan ketrampilan khusus agar bentuk dan warna buah-buahan mirip dengan aslinya.

 

Kuliner Thailand sudah banyak menyebar di seluruh dunia. Di Jakartapun kita bisa dengan mudah menemukan rumah makan yang menyediakan masakan Thailand. Dari rumah makan mewah yang memanjakan pengunjungnya seperti Raja Siam, sampai food court food court yang tersebar banyak di tempat pembelanjaan. Dan yang lebih asik lagi, kita juga bisa pesan berbagai masakan Thailand lewat aplikasi online layan antar melalui telpon selular.

 

Tapi paling sip sepertinya kalau kita makan masakan Thailand di tempat asalnya. Semoga saya dapat kesempatan bisa pergi ke Thailand dalam waktu dekat. Dan paling asik kalau perginya bisa bareng-bareng dengan teman-teman food blogger yang lain sehingga kita bisa hunting kuliner Thailand sepuas-puasnya…. Duuuh doain yaaa saya bisa ke Thailand …

Advertisements

3 thoughts on “Som Tam Kung, Luk Chup dan Khao Niao Mamuang, Appetizer dan Dessert Kuliner Thailand Buat Ketagihan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s