Ketika Ilmu, Teknologi dan Keinginan Belanja Menyatu di Pameran SIAL Interfood 2016

Sudah beberapa kali saya datang pada pameran Interfood yang diadakan di JE Expo Kemayoran. Ada daya tarik tertentu kenapa saya harus datang berulang-ulang tiap tahunnya, yaitu karena saya terpesona dengan teknologi dalam industri Food & Beverage yang begitu luas dan menakjubkan. Berbagai macam produk makanan dan minuman dipamerkan dari dalam maupun luar negeri. Jadi kalau kita mau cari produk-produk unik yang jarang ada di pasaran, di pameran ini tempatnya. Yang membuat saya terkesima di pameran ini terutama adalah mesin-mesin yang digunakan dalam industri makanan yang amat sangat mempecepat produksi makanan maupun minuman. Kalau yang suka main games di komputer bagaimana cara membuat cake, ternyata dalam kehidupan nyata mesin itu ada ! Mesin yang berjalan dari proses mencampur bahan , menempatkan adonan dalam cetakan, lalu memasak adonan yang sudah dicetak. Memang dalam industri yang membutuhkan kecepatan dan keseragaman hasil, mesin-mesin seperti ini sudah digunakan secara luas. Cuma, kalau ketika melihat di pameran rasanya keren sekali.

 

DSCF4493

 

Selain hal di atas, ruang lingkup pameran Inferfood, yang pada tahun ini (dan sejak tahun kemarin) diselenggarakan oleh SIAL Group dan Krista Exhibition sehingga diberi nama SIAL INTERFOOD 2016, sangatlah luas seperti Food & Beverage (Products and Technologies),  Bakery & Confectionery (Bakery & Confectionery, Machinery, Equipments, Supplies, Ingredients), Food & Hospitality, (Wine & Spirits, Equipments, Supplies, Storage, Services & Related Technology untuk  Hotel, Catering, Restaurant, Cafe, Supermarket),  Food Ingredients, (Food Additives, Food Chemicals, Food Ingredients, Food Materials),  Herbal & Health Food, (Herbal & Health Food dan Food Supplements). Retail & Franchising, (Franchising & Licensing), Coffee, Tea and Cocoa, Fresh dan Processed Fruits, Agricultures Products, Halal, Organic dan  Natural Health Food Products juga termasuk Frozen food, Fish Seafood dan Meat Products.

 

DSCF4475

 

Nah, SIAL Interfood tahun ini jatuh pada tanggal 9 sampai dengan 12 November 2016, seperti biasa bertempat di Jakarta International Expo Kemayoran. Dari beberapa bulan sebelumnya saya sudah dikirimi notifikasi email oleh penyelenggara tentang acara ini jadi saya sudah meluangkan waktu supaya bisa datang ke sana.

Pada pameran tahun lalu pengunjung dapat mendaftar lewat email dengan mengisi form isian. Hal ini sangat mempersingkat waktu dan menghemat kertas formulir. Pernah juga saya hanya membawa undangan dan kartu nama, lalu langsung diproses di bagian pendaftaran. Untuk tahun ini pendaftaran awal dapat dilakukan secara online. Setelah kita mengisi formulir kita akan dikirimi konfirmasi pendaftaran yang ada barcode-nya. Kita hanya perlu menunjukkan email konfirmasi tersebut lalu petugas men-scan barcode yang tertera di email. Selain mempercepat proses pendaftaran di loket, dengan pendaftaran online kita tidak perlu membayar tiket masuk sebesar Rp 150.000,- Lumayan, kan.

 

DSCF4566

 

Saya janjian sama Mbak Memez untuk datang hari kamis sore. Tapi paginya saya juga mau ketemuan dengan Agung. Mbak Memez dan Agung dua-duanya teman sesama Foodblogger. Dua-duanya punya blog yang luar biasa keren. Mbak Memez ini punya background jurnalis, jadi tulisannya sudah ala ala wartawan gitu , tapi sentuhan personal bloggernya tetap kentara. Sementara Agung, siapa foodies yang nggak kenal @thefoodxplorer ? Nah, Agung itu ! … Mau cari rujukan tempat makan terutama di Bandung dan Jakarta ya tinggal lihat blog Agung aja.

Setelah urusan sama Agung selesai, saya jalan-jalan sendirian mengelilingi area pameran, sembari nunggu Mbak Memez datang. Masih seperti Interfood tahun-tahun sebelumnya, di SIAL Interfood 2016 tahun ini juga dimeriahkan oleh berbagai industri makanan dan penunjangnya. Dan tetap yaaa…untuk mengakomodasi ibu-ibu yang kalap belanja, di pameran ini memang tempat yang tepat mendapatkan bahan-bahan masakan yang unik, yang jarang ketemu di toko umum ataupun yang belum launching di pasaran sekalipun.

Selain teknologi pangan, dari pengolahan, packaging sampai pemasarannya, kita juga banyak mendapat informasi produk-produk baru yang beredar maupun akan beredar di pasaran. Sebagai pameran berkelas B to B tentu saja pameran ini diutamakan untuk mempertemukan para pebisnis di bidang kuliner. Jadi banyak stand yang menyediakan tempat meja dan kursi untuk melakukan transaksi bisnis secara langsung ataupun untuk melakukan konsultasi.

 

page2

 

page1

 

cats3

 

cats1

 

Mbak Memez datang sekitar jam 2-an. Saya melanjutkan berkeliling bersama Mbak Memez. Ada satu stand yang membuat lomba selfie dan berhadiah ratusan ribu rupah. Lumayan deh kalo menang, saya dan Mbak Memez selfie cukup lama di stand itu. Ngarep banget menang, ya Mez …ha ha …

Hari sudah agak sore ketika kami tiba di stand Bungasari. stand Bungasari keren, besar dan menonjol di antara stand-stand yang lain.  Kalau teman-teman pernah baca-baca blog saya, pasti tahu tentang Bungasari, salah satu pemain baru di bidang pertepungteriguan di Indonesia. Meskipun baru beberapa tahun berdiri, Bungasari sudah berhasil menarik perhatian para pelaku industri makanan yang menggunakan tepung terigu sebagai bahan bakunya. Tentu saja ini karena didukung oleh visi dan misi perusahaan berusaha menjadi perusahaan yang paling menonjol di industri pengolahan terigu di Indonesia.

cats6

 

Secara garis besar, produk tepung terigu terbagi atas tiga yaitu terigu protein rendah, terigu protein tinggi dan terigu protein sedang atau serba guna. Bungasari menyediakan semua jenis terigu tersebut. Penggunaan berbagai jenis tepung terigu ini disesuaikan dengan masakan yang akan diolah. Seperti misalkan jika kita ingin membuat roti, mie atau pizza maka terigu yang kita gunakan lebih baik menggunakan terigu protein tinggi. Ada berbagai macam terigu protein tinggi yang disediakan oleh Bungasari. Yang paling terbaru adalah tepung terigu Kabuki Gold. Waktu kelas masak di Bungasari beberapa waktu yang lalu kami menggunakan terigu Kabuki Gold dan hasilnya empuk enak sekali.

 

DSC07578

Pengunjung Bungasari akan disapa dengan ramah oleh mbak-mbak cantik-cantik berpakaian kimono.

cats7

page3

Berbagai jenis roti yang diperagakan

page4

Bungasari menyediakan tempat khusus di mana para pelanggan maupun rekan bisnis dapat melakukan konsultasi ataupun transaksi bisnis.

cats8

Dan yang paling asik, di booth Bungasari juga disediakan berbagai jenis kopi dan the. Kita bisa pesan minta dibuatkan kopi sama mas-mas barista yang baik hati ini.

Seperti halnya booth-booth lain yang menampilkan demo masak untuk memikat para pengunjung mendatangi booth peserta pameran, demikian juga dengan booth Bungasari. Karena setiap saat ada demo masak, juga bagi-bagi hasil masakan, booth Bungasari selalu ramai dengan pengunjung. Bertepatan dengan kedatangan kami, para chef dari Bungasari membagikan mie ramen yang enak. Mienya tentu saja dibuat dengan menggunakan tepung Bungasari.

DSC07562

Chef Kelik sedang membagi-bagi mie ramen

DSC07495

Apakah dia chef dari Jepang ?/…. aiihhh ternyata bukan… beliau adalah Mr Kobayashi, Direktur Bungasari. Salut saya sama Mr. Kobayashi yang menyatu bersama para pegawainya menyiapkan hidangan-hidangan buat para pengunjung.

cats9

Yuk makan ramen !

Selain demo masak di boothnya yang terletak di Hall D, Bungasari juga mengadakan Cooking Class di bagian luar area Hall D. Chef dari Bungasari mengajarkan para hadirin untuk membuat cake keju, kalau saya nggak salah dengar namanya Cheese Ball Cake.

DSC07585

cats10

 

Kursi yang disediakan untuk penonton habis terisi.

 

Setelah pembuatan cake, Cooking Class dilanjutkan dengan pembuatan pizza dan variannya. Saya sempat mencatat ketika Chef memberikan resep concase, atau lapisan saus yang biasanya dioleskan di atas pizza sebelum diberi topping lainnya.

Ini resepnya :

Concase

Bahan :
500gr tomat dibuang kepala, bawahnya dikerat ,direbus sampai kulit busa dikupas. Dicincang
3 btr bawang putih
2 sdt olive oil
Tomato pasta
100 gr saus tomat
Oregano, thyme, basil, bayleave
100 gram Bawang bombay

Cara pembuatan :

Bawang putih ditumis, lalu masukkan bahan-bahan yang lain.

Masak 2 sd 3 jam dg api kecil, sampai mengental, dinginkan siap pakai.

Adonan pizza yang sudah dibentuk bisa dioleskan concase lalu diberi topping mozarela, bombay, tuna, smoked beef, smoked chicken dll

cats11

cats12

 

DSC07696

Calzone, varian pizza yang berbentuk seperti pastel

Hari itu saya benar-benar cape tapi senang bisa dapat banyak ilmu pengetahuan, dan juga banyak cobain makanan-makanan yang didemokan khususnya di booth Bungasari. Kalau  satu hari saja memang nggak cukup untuk berkeliling melihat semua booth yang ikut pameran, tapi terus terang badan saya udah kayak rontok ..wwkwk ..maklum tulang tua… Pingin belanja macam-macam, berakhir dengan membawa tepung Bungasari yang dijual promo khusus untuk pameran.

Sampai bertemu lagi , ya di tahun depan di pameran Interfood yang mudah-mudahan kualitasnya tetap terjaga. Semoga juga bisa jadi barometer berkembang dan majunya  industi makanan dan minuman di Indonesia.

4 thoughts on “Ketika Ilmu, Teknologi dan Keinginan Belanja Menyatu di Pameran SIAL Interfood 2016

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s