Menu Baru Tamoya Udon

 

DSCF0981

Aiihhh…belum lama saya dari Tamoya Udon sekarang pergi lagi ke sana. Bukannya apa , yaa … tapi memang masakan di Tamoya itu ngangenin banget, loh. Mungkin masih pada ingat tulisan saya tentang Tamoya ? …bisa baca-baca juga di sini

Tamoya Udon adalah salah satu restoran di Jakarta yang menyediakan hidangan yang terbuat dari udon. Menu masakan yang utama di Tamoya Udon adalah udon, tentu saja. Udon merupakan varian dari mie yang terbuat dari terigu protein rendah. Udon adalah makanan rakyat pada umumnya di Jepang yang katanya harganya murah kalau di Jepang. Di Indonesia masakan udon ini baru bisa dijumpai di restoran atau di mall. Ya memang karena bukan makanan rakyat Indonesia pada umumnya. Tapi jangan takut sama harga, masih terjangkau, kok.

DSCF1145

Pada kedatangan saya yang ke-dua ini saya penasaran sama udon yang menggunakan charcoal. Seperti mie cumi, udon charcoal warnanya hitam pekat. Hmmm…. siapa tau saya dapat sensasi rasa yang berbeda dengan udon yang biasa. Jadilah saya pesan Sanuki Beef Udon dengan Black Udon atau udon hitam. Kenapa saya pesan sanuki karena saya doyan banget sama kesegaran kuah sanuki yang segar dan ringan.

Selain Sanuki, kita juga bisa pesan Beef Curry Udon dengan pilihan udon biasa atau black udon. Beef Curry Udon ini menu baru dari Tamoya, di mana udon disiram dengan kuah kari kental serta diberi irisan tipis daging sapi. Sayangnya saya malah nggak cobain menu baru ini karena atur-atur kapasitas perut supaya bisa mencoba menu baru Tamoya yang lain yaitu Gyoza dan Tsukune.

Gyoza ini semacam pangsit (tapi bukan pangsit) yang diisi dengan campuran daging ayam dan udang, diberi potongan sayuran. Gyoza di Tamoya dihidangkan setelah disusun seperti sate lalu digoreng, lalu dimakan dengan saus gyoza yang berupa campuran wijen, minyak dan bubuk cabai. Biasanya saya ketemu Gyoza yang dikukus, tapi Gyoza goreng ini enak juga, loh. Habis brapa tusuk, yaa saya sampai lupa …hihihi….

cats1

 

Kalau gyoza rada-rada mirip penampakannya dengan pangsit, maka menu baru di Tamoya yang lain lagi adalah Tsukune, ini mirip bakso tapi rasanya unik dan ada efek kejutnya. Ketika kita kunyah, tau-tau gigi kita ketemu dengan yang kriuk-kriuk, tancap aja bos makan terus, jangan khawar kriuknya datang dari tulang muda ayam yang dicampur dengan daging sapi giling dan sayuran. Campuran daging sapi giling itu dibulat-bulatkan lalu digoreng dan ditaburi biji wijen.

DSCF1070

 

Saya ketemu lagi dengan Chef Hugo. Chef ramah inilah sosok di belakang panggung Tamoya yang memimpin team kitchen untuk menghidangkan makanan lezat dan unik. Dia tidak ragu-ragu memberikan tips dan trick bagaimana meracik bumbu dan saus. Dia juga menjamin bahwa tidak ada kandungan babi untuk menu-menu yang dihidangkan di Tamoya Udon. Kalau ke Tamoya dan kebetulan disambut Chef Hugo, jangan ragu-ragu untuk menyapa beliau. Nggak perlu pakai bahasa Inggris atau Meksiko, negara asalnya, Chef Hugo juga lancar kok bahasa Indonesia. Tapi biasanya, sebelum pelanggan menyapa, dia sudah menyapa duluan, kok.

Satu lagi yang perlu saya   infokan kalau minuman seperti ocha, lemon tea dan blackcurrant tea semuanya bottomless, alias refill free ! Coba juga ocha ice creamnya yang enak dan aneka tempura. Enak kan makan udon sembari disambi makan tempura Smile

DSCF1030

 

DSCF1087

 

DSCF1151

 

DSCF1191

Tamoya Udon Indonesia

  1. One Bell Park Lantai LG, Jl Raya RS Fatmawati
  2. Emporium Mall Pluit Lantai GF dekat Fish & Co

Instagram @TamoyaIndonesia

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s