Mau Buktiin Enaknya Udon Dingin ? …Ke Tamoya Aja, Jek !

DSC08707[1]

 

Makan mie udon dingin ? Mana enak , lah …  Dari dulu kan kita taunya kalau mie itu direbus, dihidangkan panas-panas, termasuk mie goreng.  Semua mie disajikan serba panas dalam penghidangannya. Apalagi kalau pas hujan deras malam-malam cocoknya banget makan mie pedas panas ..huaahhh … !!   Nah, kalau kita ditawarin mie dingin, kebanyang gak sih enaknya di mana ?

Nah, mari kita underestimate dulu sama yang namanya mie udon dingin. Penampakannya aja seperti ini… sedingin namanya Smile

DSC08793[3]

 

Saya nggak maksa, kok biar pada nyobain mie udon dingin atau yang namanya Zaru Udon ini. Dengan penampakan yang plain, didukung dengan penyajian yang sepertinya nggak cocok untuk semangkuk mie yang biasanya disajikan panas, Zaru Udon ini akan jadi pilihan terakhir kalau saya tersesat di restoran udon.

Tapi setelah nyobain …hmmm … ternyata persepsi kita tentang mie sudah dijungkirbalikkan oleh Tamoya Sanuki Udon Restoran. Mie udon dingin  ini memang saya coba di Tamoya dan rasanya enak, loh. Mie nggak selamanya ternyata disajikan dalam keadaan panas, khususnya udon. Nah, food lover, berani nggak pesan mie udon dingin ini ?

DSC08726[1]

 

Kalau masih bimbang makan mie udon dingin, di Tamoya juga masih banyak kok pilihan mie udon yang lain. Beberapa menu sudah saya coba, dan rasanya sama sekali nggak diragukan lagi enaknya. Buat penggemar udon, Tamoya Restoran ini bisa jadi pilihan kita mencoba bermacam jenis udon. Dan buat yang belum suka, atau belum pernah cobain udon, bisalah ini dicoba, siapa tau malah jadi tergila-gila sama udon, lebih spesial lagi tergila-gila sama Tamoya.

Jika mau berkunjung, ada dua tempat restoran Tamoya di Jakarta yaitu di One Bell Park Mall Fatwawati dan di Emporium Pluit Mall, dan rencananya Tamoya akan terus berekspansi di Jakarta untuk outlet ke tiga di PIK Avenue serta yang ke empat di Central Park. Sebelumnya, Tamoya telah  memiliki 14 outlet di Jepang dan 3 outlet di Singapura.

===

Sebagai orang Indonesia, kita sudah lama terpapar dengan makanan dari Jepang. Kalau hitung dari jaman pendudukan Jepang kelamaan, kali yaa …  Siapa yang asing dengan makanan Jepang mie ramen ? Mie yang dibuat dari terigu protein tinggi ini  banyak kita temui di Jakarta. Pasti banyak yang suka ramen yang enak dan segar, kan ?Ramen instan juga sudah bisa kita dapatkan di grocery di mana-mana.

Selain itu ada juga jenis mie bernama soba. Soba terbuat dari tepung gandum yang biasanya dihidangkan pada perayaan atau jamuan tertentu. Mengkonsumsi soba dipercaya dapat membuat tubuh sehat karena kandungan glukosa yang rendah. Soba belum terlalu populer di Indonesia. Mungkin hanya rumah makan Jepang tertentu saja yang menyediakan soba.

Mie udon satu jenis masakan Jepang yang lagi hits di Jakarta. Mie ini bentuknya lebih besar dari mie pada umumnya. Kenyal dan lebih liat. Secara tradisionil saya pernah lihat pembuatan mie udon di stan Bungasari pada saat Interfood 2015. Ada yang membuat mie udon dengan bahan terigu, air, telur dan bahan tambahan lainnya. Terntu saja ini untuk mendapatkan karakteristik yang diinginkan, juga agar mie dapat lebih tahan lama.

Pembuatan mie udon di Tamoya hanya menggunakan tiga jenis bahan, yaitu terigu, gula dan air.

DSC08714-e[1]

 

Kita bisa melihat secara langsung pembuatan mie udon karena restoran ini memiliki konsep dapur terbuka (open kitchen). Tamoya juga menjamin kesegaran dari mie udon yang dibuat, karena jika setiap 30 menit setelah pembuatan udon ternyata tidak terpakai, maka mie udon tersebut tidak digunakan. Begitulah salah satu standar kualitas restoran ini agar dapat menyajikan mie udon dengan tingkat kekenyalan yang pas dan kesegaran yang terjaga. Seperti yang diungkapkan oleh Tamotsu Kurokawa, pendiri Tamoya Udon Jepang, “Di semua outlet Tamoya Udon, kami tetap mempertahankan citarasa istimewa Udon kami yang di ramu sendiri dari 3 macam tepung yang berbeda. Selain itu konsumen juga dapat memilih sendiri udon yang diinginkan dan melakukan pemesanan sendiri (self service).”

Mie udon di Tamoya menggunakan tepung terigu berkualitas tinggi Golden Eagle dan Golden Crown dari Bungasari. Produk-produk Bunga Sari sudah banyak dipakai juga di beberapa restoran di Jakarta sebagai bahan pembuat masakan mereka. Kita juga bisa temui produk Bungasari dari pasar tradisional sampai modern market.

DSC08679

Pembuatan udon bisa dilihat di channel youtube saya di alamat berikut :

https://www.youtube.com/watch?v=ZzYJYaL1k6

Selain udon panas dan udon dingin, Tamoya juga menyediakan berbagai macam tempura, masakan berbasis nasi seperti Beef Rice, Katsu Curry Rice dan lain-lain. Tamoya juga tidak lupa menyediakan dessert ala Jepang yang sangat terkenal yaitu Ogura Ice  dan Green Tea Ice.

 

 

DSC08680

 

Di meja bar ini kita bisa memilih tempura apa yang akan kita santap. Berbagai macam tempura seperti Kakiage, Chicken Tender, Chicken Strip, Dory, Potato Nugget, Mushroom dan lain-lain.

DSC08710

 

 

DSC08694

 

DSC08690

 

DSC08703

 

Ada satu jenis tempura yang enak dan menarik sekali yaitu Tamago Egg Tempura. Tadinya saya nggak nyangka kalau isinya adalah telur setengah matang, apalagi waktu itu belum tahu nama tempura ini. Kalau saya tidak salah menyimak, Tamago Egg dibuat dari telur yang direbus setengah matang, lalu dimasukkan ke air dingin agar mudah untuk dikupas.Setelah telur dikupas lalu dibalur dengan tepung tempura, kemudian baru digoreng. Tamago Egg Tempura bisa kita makan dengan condiment yang disediakan, atau makan begitu saja.

DSC08815[1]

 

Dari tadi kita ngomongin udon, sekarang saya kasih tau jenis-jenis mie udon yang ada di Tamoya, ya …

page1[5]

 

Niku Udon

Merupakan udon panas yang disajikan dengan kuah  yang rasanya enak. Irisan daging sapi tipis yang sangat royal dalam penyajiannya bisa jadi pertimbangan kita memilih mie udon mana yang ingin kita makan.

DSC08736-e

 

Spice Chicken Udon

Cita rasa Jepang asli pada umumnya kurang ‘nendang’ di perut orang Indonesia yang suka dengan masakan pedas. Untuk mengakomodasi customer yang suka dengan masakan pedas, Tamoya menyediakan Spice Chicken Udon yang cocok buat penyuka masakan pedas. Kalau masih kurang pedas, jangan ragu untuk menambahkan bubuk cabai yang disediakan.

DSC08751

Alla Carbonara Udon

Tadinya saya agak malas makan udon yang mienya besar-besar ini dicampur dengan saus carbonara dan keju parmesan ini. Tapi teman-teman maksa saya cobain, dan memang ternyata enak juga Carbonara Udon ini. Nggak enek, seperti sangka saya pada awalnya.

 

DSC08779

Sanuki Udon

Ini adalah salah satu udon andalan dari Tamoya. Sanuki Udon bisa dihidangkan panas maupun dingin dengan kuah sanukinya yang segar banget.

DSC08787-e

 

Chicken Teriyaki Udon

Varian lain dari mie udon dengan menambahkan chicken teriyaki di atas mie udon sanuki.

DSC08791-e7

Masih banyak lagi mie udon dengan macam-macam penyajian.Jadi kalau waktu senggang, atau kebetulan sedang ada di seputaran Pondok Labu , bolehlah sekali-kali mampir di restoran ini. Pelayan-pelayannya ramah-ramah, dan jangan kaget kalau ketika kita makan , Chef Hugo, penanggung jawab masakan di Tamoya Pondok Labu menghampiri dan menyapa kita menanyakan bagaimana rasa dan penyajian. Jujur aja kasih tau kalau enak bilang enak, atau kalau ada yang kita rasa kurang dari masakannya. Masukan dari customer yang jujur akan sangat berguna buat kemajuan restoran ini. Dan sejujurnya saya katakan kalau masakan di Tamoya enak-enak … Smile

 

DSC08774

Itadakimasu !!

 

Advertisements

5 thoughts on “Mau Buktiin Enaknya Udon Dingin ? …Ke Tamoya Aja, Jek !

  1. Pingback: Menu Baru Tamoya Udon | When Time to Cook Comes

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s