Nasi Tutug Oncom dengan Beras Pure Green

Awalnya saya tidak tahu ‘tutug’ itu artinya apa, jadi Nasi Tutug Oncom terdengar eksotis di kuping saya. Spanduk-spanduk bertulis Nasi Tutug Oncom banyak saya lihat ketika saya ada satu kerjaan yang memaksa saya harus rutin pergi ke Bogor. Kadang-kadang penasaran juga pingin cobain mumpung sedang di Bogor waktu itu. Tapi karena jadual saya sangat ketat, untuk makan siang saya cari rumah makan yang dekat-dekat saja dengan tempat saya bekerja. Kalau sudah sore malas mencoba cari makanan karena bawaan pingin segera pulang ke rumah di Jakarta. Jadi menu eksotis itu belum saya sentuh, juga saya belum tahu info, tutug itu artinya apa.

Pada lain kesempatan saya pernah beli Nasi Tutug Oncom. Kesan saya waktu itu biasa aja, ah. Hambar lagi. Kayaknya saya salah pilih rumah makan L

Perihal Nasi Tutug Oncom ini muncul lagi di pikiran saya ketika Indonesian Food Blogger mengadakan tantangan membuat menu khas Indonesia dengan olahan beras. Sebagaimana namanya, pasti dong Nasi Tutug Oncom menggunakan bahan beras sebagai bahan utama. Dan menu ini menjadi kandidat satu-satunya buat saya untuk segera dieksekusi.

Untuk tantangan kali ini Indonesian Foodblogger bekerja sama dengan Pure Green Organic Rice. Diharapkan beras yang dipakai adalah beras dari Pure Green Organic Rice.

Kebetulan nih, saya punya foto-foto sawah yang saya ambil waktu pulang kampung Lebaran tahun lalu.

Enaknya tinggal di kampung kita bisa makan dari hasil panen sawah sendiri. Tapi ya itu, harus menanam sendiri, merawat sendiri, baru bisa panen.

Datang ke kampung seperti kita me-refresh pikiran dan mata kita yang selama ini lelah memikirkan dan melihat hal-hal rutin. Anak-anak juga senang main di sawah. Mereka menemukan playground baru.

Foto ini saya ambil ketika jalan-jalan ke Padang awal bulan di tahun ini. Jadi yang namanya Indonesia itu tanahnya subur dari ujung barat sampai ujung timur . Semoga saja kekayaan alam ini bisa dimanfaatkan untuk kesejahteraan Bangsa Indonesia.

***

Kegiatan pertama saya untuk mengikuti tantangan ini adalah mencari beras merek ini di swalayan tempat biasa saya belanja yaitu Giant Taman Alfa. Hasilnya nggak ada beras merek tersebut di sana. Pada kesempatan lain saya ke Carefour Ambasador, mencari beras tersebut dengan hasil yang sama ketika hunting di Giant Taman Alfa. Baru ketika jalan-jalan ke Ratu Plaza saya menyempatkan turun ke Lottemart dan menemukan beras merek tersebut. Tempat lain mungkin bisa dicari di Hero, Ranch Market atau Food Hall.

Pure Green Organic Rice yang saya beli adalah yang Pandan Wangi. Varian lain yang saya temui di Hypermart adalah White Long Grain dan Red Rice.

Beras Pure Green sendiri adalah beras 100% organik bebas kimia dan pestisida yang tentunya aman untuk dikonsumsi seluruh keluarga.

Pure Green juga sudah disertifikasi baik oleh Badan Sertifikasi Indonesia (Sucofindo dan Departemen Pertanian), maupun Badan Sertifikasi Singapura.

Informasi produk Pure Green bisa di dapat di bagian belakang kemasan maupun melalui website http://puregreenorganic.com/

Dan yang lebih mantabnya, kemasan Pure Green dapat ditutup kembali sehingga menghindarkan beras terpapar kotoran atau lembab.

Setelah dapat beras yang dimaksud, saya mencari sumber resep yang bisa diandalkan, apa lagi kalau bukan dari Femina. Oya, ketika mencari-cari itu saya baru tau kalau tutug artinya tumbuk … ayyy ..masih terasa eksotis nggak setelah tau artinya ? ha ha …

Nasi Tutug Oncom atau Sangu Tutug Oncom dalam Bahasa Sunda sering disingkat Nasi T.O adalah makanan yang dibuat dari nasi yang diaduk dengan oncom goreng atau bakar. Penyajian makanan ini umumnya dalam keadaan hangat.
Secara bahasa, kata tutug dalam Bahasa Sunda artinya menumbuk. Proses aduk-tumbuk nasi dengan oncom ini menjadi nama jenis makanan yang dikenal dengan nama tutug oncom.
Nasi tutug oncom menjadi makanan khas Tasikmalaya. Walaupun menjadi makanan khas, tutug oncom tidak dapat dibawa menjadi oleh-oleh karena mudah hilang cita rasanya dalam jangka waktu yang tidak lama setelah diracik.
Nasi Tutug Oncom

Modifikasi dari Femina http://www.femina.co.id/print.resep/004/001/1187/02
Nasi atau sangu yang ditumbuk (ditutug) bersama oncom bakar, meuni raos pisan!Bahan:

  • 2 sdm minyak sayur
  • 175 g oncom, bakar hingga cokelat kehitaman
  • 2 piring penuh  nasi putih pulen dari Beras Pandan Wangi Pure Green
  • 2 sdm bawang merah goreng
  • Minyak untuk menumis

Bumbu, haluskan:

  • 2 buah cabai merah diiris tipis (tidak ikut dihaluskan)
  • 5 siung bawang putih, goreng sesaat
  • 2 buah cabai rawit hijau muda
  • 4 butir bawang merah
  • 5 cm kencur, kupas
  • 1 sdt garam

Pelengkap:

  • Sambal bawang
  • Ikan asin goreng
  • Tempe goreng
  • Daun kemangi
  • Mentimun

Cara Membuat:

  1. Panaskan minyak, tumis bumbu halus selain irisan cabe merah hingga harum, masukkan irisan cabe merah , tumis beberapa saat . Angkat, masukkan oncom, tumbuk kasar.
  2. Campur dengan nasi dan bawang goreng. Bagi menjadi  6 bagian. Bungkus  tiap bagian dengan daun pisang.
  3. Panggang di atas bara api hingga harum. Sajikan panas disertai pelengkap.(f)

Nah, ini foto-foto ketika persiapan :

Beli oncom, cabe merah, timun, tempe dan ikan asin di tukang sayur. Petik cabe rawit dan kemangi di rumah. Minta daun pisang sama tetangga.

Untuk masalah oncom sebenarnya saya agak ragu apakah jamur yang merah-merah di oncom itu dihilangkan atau tidak. Karena ragu jadi saya hilangkan dengan cara diiris tipis bagian luarnya. Kemudian pada saat membakarpun saya belah penampang oncomnya sehingga benar-benar kering, dan berwarna cokelat tua. Aroma oncompun akan keluar hmm nikmatnya.

Bahan pelengkap saya siapkan terlebih dahulu. Gampang yaa karena cuma goreng ikan asin, tempe dan buat sambal

Lalapan kemangi hasil kebun sendiri.

Taa … daa … versi lengkap Nasi Tutug Oncom dari Dapur Kokifrustrasi.

Advertisements

6 thoughts on “Nasi Tutug Oncom dengan Beras Pure Green

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s