Heavenly Blush so Heaven


 

Awalnya Begini

Saya selalu menyambut gembira kalau Grup Indonesia Foodblogger mengadakan acara review resto. Bukan masalah bisa makan gratis, yaa … tapi kebersamaan dan ada kesempatan untuk belajar dari teman-teman yang senior, tentunya senang juga kita jadi nambah teman, apalagi teman-teman yang mempunyai interest yang sama. Dua kali acara Indonesia Foodblogger saya luput ikutan karena secara hattrick pada saat acara berlangsung saya kena demam berdarah dilanjutkan dengan cacar air… huhu.. sengsara banget.. Tapi sebenarnya setiap ada acara ini saya juga deg-degan kira-kira diajak nggak yaa .. karena memang kita di IDFB harus gantian ikutan acara seperti ini. Bayangkan dari sekian ribu anggota IDFB nggak mungkin dong semua yang daftar bisa ikutan karena kapasitas restonya pasti terbatas.

Dan ketika acara photo competition akan diadakan di Heavenly Blush, saya hampir saja daftar tapi ketika ada keterangan harus posting di twitter, saya kemudian menarik diri. Alasannya apalagi kalo nggak punya twitter. Eihh…nggak eksis gue gak punya twitter ? Nggak punya twitter aja konsentrasi kerja sering keganggu facebook apalagi kalo ada sosmed yang lain …Bisa-bisa setiap buka laptop isinya tang ting tung teng tong notifikasi dari segala arah. Bisa sibuk banget tuh kehidupan saya ngikutin TrioMacan ,atau cerita foto Bu Ani, eh kalo itu instagram , ya ? heuheuhe …. Jadi maaf aja kalo saya nggak tau segala terminology di twitter … maklum gak punya :p Pada intinya saya males buka account sosmed lagi. Akibatnya memang agak merugikan karena sekarang setiap ada lomba ini itu harus diposting di twitter, akibatnya saya jadi gak bisa ikutan … aih ah .. sok sok mau kutan lomba ha ha ….

Tapi untungnya kabar baik dari Mbak Anne, pentolan Indonesia Foodblogger yang dengan baik hati menawari saya untuk ikutan, kalau kita bisa posting di salah satu sosial media yang kita punya. Kemudian saya confirm kalau saya mau ikutan acara ini … J Terima kasih, ya Mbak sudah diajak.

Selanjutnya komunikasi antar kami yang akan hadir di acara tersebut menggunakan email. Kami diminta untuk memilih menu makanan apa yang akan kami pilih sebagai obyek foto. Tadinya saya pilih Oven Baked Norwegian Salmon with Yogurt Sauce, menarik, kan ? Tapi sayangnya yang pesan sudah mencapai limit yang ditetapkan, jadi saya beralih ke menu Japanese Beef with Yogurt Wasabi Salad. Nggak kalah menarik, setuju ?

 

Wasabi , Japanese Beef, Jadi Persiapannya GImana??

Ada satu scene di Cars2 yang selalu membuat Afif, anak saya tertawa terpingkal-pingkal. Lightning McQueen diundang ke Jepang untuk mengambil bagian dalam suatu perlombaan, tidak lupa dia mengajak Mater , sahabatnya. Mereka diundang di suatu pesta. Di pesta itu terjadi kekacauan karena Mater memesan wasabi yang dia sangka Pistachios Ice Cream ! Dan setiap ada kesempatan makan sushi, Afif selalu menggoda kakaknya untuk ambil ‘pistachios ice cream’ itu… Dia pingin lihat kakaknya kepedasan makan wasabi, seperti halnya Mater. Nah, sekarang saya agak-agak ‘curiga’ juga kalau nanti dapat ‘jebakan’ makan Japanese Beef with Yogurt Wasabi Salad ini. Jangan-jangan ada satu sesi pada saat nyobain saya bernasib sama seperti Mater …. ha ha ..

Karena ada kata-kata Jepang di judul menu, saya pikir saya musti siapkan hal yang berhubungan dengan Jepang sebagai rencana style foto saya. Dan saya nggak punya apa-apa yang berhubungan dengan Jepang kecuali makisu, bambu yang dianyam untuk menggulung sushi. Bisalah ntar buat tatakan piring saji. Nggak punya bunga sakura, nggak punya keramik-keramik Jepang yang unik. Masa sih kunci mobil Toyota ? Jepang juga kan, tuh J

Untuk prop yang lain saya juga nggak kepikiran apa-apa, jadi asal bawa beberapa tomat ceri dan botol-botol bumbu. Yang utama yang tidak boleh lupa adalah mengisi penuh batere kamera saya, dan mengosongkan isi SD card. Jangan kebalik, bisa panik nanti ! Lainnya, gimana nanti aja deh, pasrah.

 

Tentang Acara dan Heavenly Blush

Food Review ini diadakan di Heavenly Blush Pondok Indah tanggal 27 Oktober 2013. Tugasnya jelas, foto-foto makanan lalu buat review di blog masing-masing.

 

Heavenly Blush adalah merk dagang milik PT Heavenly Nutrition Indonesia yang memproduksi makanan dan minuman sehat yang terbuat dari yogurt. Berdiri di bulan Desember 2008, Heavenly Blush membuka outlet pertamanya di Pondok Indah Mall 2. Produk yang dijual pada awal berdiri Heavenly Blush adalah frozen yogurt. Sampai saat ini Heavenly Blush memiliki 3 outlet di Pondok Indah Mall 2, Mal Kelapa Gading 3, dan Plaza Indonesia.

 

Seiring dengan permintaan dan kebutuhan konsumen, Heavenly Blush mengembangkan produknya, tidak hanya frozen yogurt, diproduksi juga yogurt drink, salad dengan yogurt dressing, cake yogurt, sandwich yogurt, steak dengan yogurt sauce, soup yogurt, dan makanan berat lain dengan campuran yogurt di dalamnya.

 

Moto “wellness yogurt specialist” yang digunakan Heavenly Blush merupakan suatu komitmen untuk selalu menyajikan makanan dan minuman sehat yang akan membuat masyarakat hidup dalam taraf kesehatan yang lebih tinggi. Hal ini terlihat dari semua hidangan/ produk Heavenly Blush dibuat tanpa menggunakan bahan pengawet, tidak digoreng, dan tidak menggunakan MSG.

 

Suasananya

Heavenly Blush Pondok Indah II terletak di lantai 3 bagian Restoran Row. Tempatnya tidak terlalu besar tapi didisain dengan cantik bisa menampung kira-kira 30-an pengunjung dalam waktu bersamaan.

Seperti halnya resto-resto di Restoran Row, pencahayaan di Heavenly Blush dibuat temaram. Untuk yang lebih suka suasana terang, sebaiknya mengambil kursi di bagian luar. Sedangkan di bagian dalam , pencahayaan yang temaram dan ditunjang dengan tembok yang disusun dengan bata tanpa plester, menjadikan suasana resto yang akrab dan nyaman.

Di sisi sebelah kanan restoran adalah tempat display bahan dan produk, tempat bartender menyiapkan menu pilihan pengunjung dan meja kasir. Buah-buah segar yang nantinya akan diolah menjadi fruit yogurt ditampilkan di sisi yang menghadap ke depan. Begitu menyegarkan ..

Tentang Makanan dan Minumannya


Heavenly Blush menyediakan makanan-makanan sehat yang berbahan dasar yogurt. Ada frozen yogurt, yogurt salad, yogurt drink, juga ada bermacam cake yang tentunya mengandung unsur yogurt. Selain itu untuk menu makanan berat Heavenly Blush menyediakan Baked Salmon, Baked Chicken Breast, Rolled Beef dan beberapa menu lainnya yang bisa dilihat di link ini. Dan uniknya, semua menu tersebut diberi sentuhan yogurt. Fusion food yang begitu kreatif dan lezat.

Sesuai dengan menu yang saya pilih, maka yang dapat saya review adalah Japanese Beef with Yogurt Wasabi Salad. Sebelum menu pilihan datang, kami boleh memesan minuman apa saja yang ada di sana. Karena nama minumannya unik-unik dan berhubung bingung juga mau milih yang mana, maka saya minta saran dari mbak waitress.

Mbak waitress dengan ramah menyarankan bebarapa mocktail buah-buahan. Setelah tanya ini itu soal campuran minuman dan warna, pilihan saya jatuh pada Virgin Kiwi Caprioska.

Minuman dihidangkan dengan sangat cantik. Rasanya menyegarkan, ada semburat rasa asam segar dari buah kiwi yang dipotong kecil-kecil. Dan satu lagi yang jadi perhatian saya,selain kesegaran minuman ini adalah, sendok pengaduknya ! Sendok tinggi berulir dengan ujung trisula ! Nggak tau di mana Heavenly Blush dapat sendok seperti itu, tolong dong infonya saya juga mau punya sendok itu. Cantik banget buat prop foto-foto.

Ini foto minuman saya si Virgin Kiwi , bersanding dengan minuman pesanan Mbak Eliza, kalau nggak salah Sparkling Kiwi Strawberry. Eh tau nggak sih, saking cantiknya Sparkling Kiwi Strawberry pesanan Eliza, gelas itu yang saya ambil dengan santai dan saya minum … hiyaa … malu deh salah comot …ha ha …Untung yang punya gak marah malah ketawa-ketawa.

Nah sekarang saya mau review makanan.

Ketika seporsi Japanese Beef seharga Rp 80.000 datang, saya tidak langsung mencoba karena memang akan difoto-foto dulu. Kebetulan saya duduk semeja dengan Eliza. Kami sama-sama mengeluarkan senjata prop masing-masing yang sudah disiapkan. Eliza bawa satu set cangkir teko asli Jepang, euyy … manteb deh prop-nya. Tapi sayangnya mungkin karena cahaya yang kurang, kami kami yang hidupnya tergantung cahaya alam ini jadi agak uring-uringan karena hasil foto yang kurang memuaskan. Cukup lama kami ambil foto dengan prop cangkir teko Jepang itu, kemudian Eliza memutuskan mencari lokasi pemotretan yang lain. Saya melanjutkan mengambil foto dengan utak atik prop yang saya bawa. Tapi aduh ampun deh rasanya kok nggak puas-puas, nggak dapat gambar yang memuaskan. Sampai saya melihat Teh Nicke pamitan pulang … Loohh, saya belum makan dia sudah pulang !!

 

Dari pada nggak selesai selesai foto dan gak makan-makan juga, saya memutuskan mengakhiri sesi foto-foto dan mulai menyantap hidangan. Japanese Beef with Yogurt Wasabi Salad datang dengan penampilan yang cantik. Japanese beef yang ditaburi biji wijen putih diletakkan di atas daun slada, lalu di atasnya diberi irisan jahe merah. Sementara di sisi lain ada coleslaw salad dengan saus yogurt dan wasabi. Irisan jamur kuping dan cabe merah kering ikut jadi pelengkap.

Untuk karbohidratnya saya pilih mashed potato. Mashed potato-nya enak dan lembut. Saya coba beri mashed potato dengan saus teriyaki cair yang disajikan di dalam gelas kaca. Rasanya pas, ada sedikit rasa pedas dari saus. Kemudian coleslaw salad-nya juga enak. Eyyy ini lhoo yang sausnya pakai yogurt dan wasabi … ! Haiyaa … ternyata saya tidak terjebak seperti Mater .. ! Enak saladnya, segar, creamy dan semriwing rasa wasabi yang tidak terlalu kuat.

Kemudian saya tuang saus teriyaki ke atas beef dan mulai mencoba seiris demi seiris. Ada sedikit pertanyaan saya, punya saya aja, atau semuanya yang pesan Japanese beef , beef-nya sedikit agak keras.

Dengan beberapa teman yang duduk dekat saya, kami menganalisa dan kami sepakat Japanese Beef harus dimakan pada saat yang tepat, yaitu sesaat setelah dihidangkan.

Mungkin di lain kesempatan, untuk food review, saya harus mencoba setidaknya seiris kecil untuk memberi penilaian yang obyektif, sebelum saya terlalu lama berkutat dalam foto-memfoto makanannya. Dan kalau memungkinkan, pengunjung Heavenly Blush bisa ditawarkan tingkat kematangan daging yang diinginkan. Memang by default orang Indonesia lebih suka yang well-done. Tapi untuk sebagian orang suka juga yang medium-rare, medium ataupun medium-well done, hmm… kebayang juice yang membuat daging akan lebih lembut pada tingkat kematangan medium-well done.

Insya Allah saya akan mencoba lagi menu-menu di Heavenly Blush yang memang benar-benar menantang. Terus terang, rasanya enak dan pas. So heaven, deh. Dan , ini lokasi-lokasi Heavenly Blush yang bisa kita datangi :

• Pondok Indah Mal 2: (+62 21) 7592-0762, 7592-0957
• Mal Kelapa Gading 3: (+62 21) 4584-5057
• Plaza Indonesia: (+62 21) 2992-3556, 2992-3557

Jangan lupa juga, Heavenly Blush Yogurt dapat kita temui di supermarket-supermarket di bagian frozen food.

Selain itu ada juga kabar gembira dari Heavenly Blush . Dengan mencetak dan membawa hasil print ke resto Heavenly Blush , kita bisa dapat penawaran 1 small cup frozen yogurt, yang enak. Syarat dan ketentuannya seperti tertulis.

Selamat mencoba, yaa…. J

Advertisements

10 thoughts on “Heavenly Blush so Heaven

  1. Senyum-senyum bacanya mbak Ningsih, btw menu kita sama ya, hihihii….penasaran pengen nyobain menu-menu yang lain, tergoda…tergoda….Reviewnya sip, photonya juga sipppp….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s