Talam Kong Yo – (Talam Singkong Yogurt)

Ada jamannya ketika singkong dan keju disebut sebagai suatu hal yg bersebrangan. Keju dan singkong disebut nggak akan bisa nyambung. Yang suka jaipong makannya singkong. Yang suka disko makannya keju, gitu katanya.Oyah,sebelum berlanjut, tahu disko , kan ? bukan diskon yaa kalo itu sampai sekarang saya suka. … disko tuh joget joget ala bule gitu yang populer banget di kalangan alay tahun delapan puluh sembilan puluhan. Kalau orang suka disko keliatannya keren looh , berbaris pasang-pasangan, gerakan bisa beda bisa sama, … rambut jambul, lengan baju dilinting dan ujung baju bagian depan yang ada kancing saling diikat. Yap ! Keren pada jamannya. Kalau sekarang pakai baju gitu? aduuh maakk …disangkain mau casting film Ali Topan Anak Jalanan Remake , kali.

Balik ke singkong dan keju, dulu keduanya pernah dibikin jadi syair lagu. Tanya deh sama Dik Google, kita bakalan ketemu Bill Broad yang akan melempar kita ke masa lalu, jamannya anak-anak sekolah diwajibkan ikut Senam Kesegaran Jasmani !Di jaman pemuda-pemudi tahun delapan puluh dan sembilah puluhan joget disko dengan lagu Singkong dan Keju. Oh DJ, ampyuunn !

Nah, jaman itu jadinya orang cuman tau singkong ya temennya cuma sama singkong,dan kerabat lain yang sama-sama kampungan. Singkong bisa berteman sama gula aren, gula merah, kelapa parut. Tapi kalo ketemu keju, jaman itu loh, yang enggak lah.

Keju diletakkan di tempat yang lebih tinggi. Cucok buat makan roti.Yang makan cuma orang kaya aja. Perut orang miskin gak matching dengan bahan makanan berbasis susu itu, problem kaum proletar sakit perut kalo makan pagi pake ginian. Spaghetti, lasangna , pizza, gimana , ada kejunya kan tuh? oohhh…jaman itu belum ada yaa … haha …belum ada kerja sama bilateral dengan Pemerintah Italia soal makanan, belum kenal dehh ..

Tapi lama kelamaan banyak resep memadukan singkong dengan keju dan ternyata enak-enak aja tuh. Singkong bukan cuma direbus, digoreng, dibuat lemet, dan lain-lain jajanan pasar. Tapi dia juga bisa dibikin jadi cake, dibuat pudding, dipadukan dengan keju, diolah lalu ditaburi cokelat. Tinggal sebut aja mau diapain.

Nah tapi sekarang, ada tantangan dari Indonesian Food Blogger yang mungkin sebagai awal masuk ke jaman makanan yang lebih fusion lagi. Gimana kalau singkong dicampur sama yogurt ?? Mungkin ini sama dengan jaman dulu itu pada saat orang menyangsikan singkong bisa campur keju dan jadi makanan enak. Bingung kita sekarang, singkong dan yogurt jadinya apa ?

SAYA BINGUNG.

Ini benar-benar tantangan. Nggak bisa dapat resep singkong yogurt kalau kita browsing. Singkong ya singkong, yogurt ya yogurt. Gak ada yang di-mix.

Saya agak kaget juga ketika Mbak Anne dari Indonesian Food Blogger kasih alarm kalau tantangan sudah bergulir selama 3 minggu. Dan selama 3 minggu itu saya masih nggak jelas mau bikin apa. Sedangkan waktunya tinggal 1 minggu lagi.

Sebenarnya yang juga bikin lama adalah karena saya pingin menampilkan singkong sebagai makanan tradisional yang rasanya jadi lebih ‘modern’ setelah diberi sentuhan bahan non-lokal. Eh iya kan, yogurt itu memang bukan makanan lokal kita, seperti halnya keju. Karena saya bukan chef yang jago bikin resep, ya jadinya lambretto lah mikirnya.

Yang pasti memang saya browse informasi resep-resep yang berhubungan dengan persingkongan dan per-yogurt-an. Sempat ikutan demo masak Timur Tengah yang ndilalah ngebahas sekilas soal yogurt. Dan tentunya sudah belanja singkong seplastik dan yogurt plain semangkok. Sempat beli singkong seplastik lagi, karena singkong kloter pertama saya goreng takut singkongnya lama kelamaan membiru.

Ada sedikit ilmu tips gimana mengolah yogurt setelah saya tersesat dan tak tahu jalan pulang ketika nyampe di suatu blog organic.

Ini saya sarikan, ya :

– Yogurt dapat digunakan sebagai cocolan atau juga dressing untuk menggantikan mayo atau sour cream, dengan jumlah yang sama.

– Yogurt dapat digunakan sebagai tambahan bahan perendam daging (marinade).

– Yogurt dapat sebagai pengganti sour cream. Catatannya, jangan menambahkan yogurt langsung ke sop yg mendidih karena dapat mematikan bakteri baik yang ada di yogurt. Jadi kalau mau menambahkan yogurt di masakan, maka yogurt kita hangatkan pelan-pelan, lalu aduk yogurt hangat ke campuran masakan. Masukin yogurt-nya di akhir proses.

– yogurt dapat digunakan ebagai pengganti buttermilk, sourcream atau butter dalam pembuatan cake.

– hindari penggunakaan produk alumunium ketika memasak yogurt karena yogurt dan alumunium dapat bereaksi negatif.

Apakah setelah dapat tips & trick ini saya segera eksekusi Kong-Yo alias Singkong Yogurt ? Tentu tidaak …. karena semuanya masih normatif ! Haa… ya opo to iki !

Pikiran saya sedikit terbuka ketika Bunda Estherlita, yang membawakan demo Masakan Timur Tengah kasih tau bahwa kita bisa memperbanyak yogurt dengan cara mencampurkannya dengan susu evaporasi ataupun SKM ! Cling ! sedikit kebuka apa yang ingin saya buat.

Kemudian saya ketemu inspirasi di resep Talam Singkong Keju dari site Sajian Sedap di sini dan resep dari blog favorit blognya Mbak HEsti tentang Pie Cokelat.

Jadi rencananya saya ambil resep talam singkong, lalu bagian atasnya dikasih custard dari resepnya Mbak Hesti. Ada sedikit utak-atik sok tau saya karena kedua resep di atas saya nggak pake plek-ketiplek sama. Berhubung juga di rumah ada dulce de leche, jadi saya manfaatkan caramelized milk ini yang nyatanya memang memberikan ‘tendangan’ bahwa talam ini lain dari talam talam yang lain. Uh..inikah yang didefinisikan lebay ? ha ha !

Nyocok-nyocokin dengan tantangan, maka resep talam singkong ini saya kasih judul Talam Kong-Yo . Talam Singkong Yogurt, apa lagi ? 🙂

Talam Kong-Yo

Bahan 1 (dari resep Sajian Sedap)

– 500 gram singkong parut, peras 50 ml airnya

– 1/2 sendok teh garam

– 150 gram gula pasir

– 100 ml santan kental dari 1/2 butir kelapa

– 75 gram keju cheddar parut

Bahan 2 (utak-atik resep Mbak Hesti)

– 1 kuning telur

– 1 sdm gula kastor

– 3 sendok makan dulce de leche

– 2 sendok makan SKM

– 1 sendok makan yogurt plain

– 1 sendok makan maizena

Cara pengolahan :

1.Bahan I: remas-remas singkong parut bersama garam dan gula pasir sampai gula larut. Tuang santan. Aduk rata. Tambahkan keju parut. Aduk rata.

2.Tuang setinggi 3/4 cetakan cucing yang sudah dioles tipis minyak. Kukus 15 menit di atas api sedang sampai hampir matang. (Kalau saya buat tangkir dari daun pandan)

3. Bahan 2 : campur semua bahan aduk rata di atas api kecil sampai licin, lalu tambahkan sedikit-sedikit di atas bahan 1. Kukus sampai matang.

Jadi bagaimana rasanya ? Pertama-tama saya nggak berani bilang enak, nggak pede apa selera saya sama dengan orang lain pada umumnya. Lalu dua orang tetangga saya bilang rasanya enak, kejunya kerasa kata mereka. Suami saya, yang saya sering nggak percaya dia beri penilaian obyektif, bilang kuenya enak, malah dua kali dibawa ke kantor. Lalu baru beranilah saya bilang, Talam Kong-Yo ini enak, lho.

Di bahan pertama, rasa singkongnya ‘keangkat’ dengan hadirnya cheddar parut. Nah bahan ke-2 mempertegas rasa karamel dan susu yang gak terlalu manis, ada aksen yogurt sedikit asam yang cukup kerasa meski saya cuma kasih 1 sendok makan yogurt. Dan ketika talam itu digigit lapisan 1 dan lapisan 2 secara bersamaan, saya mendapati singkong empuk yang manis bercampur rasa manis caramel dan semburat asam dari yogurt. Maaf kalau saya terlalu banyak mengetik kata, ‘enak’.

Mungkin saya sedang menginjak babak baru dalam dunia kuliner yang awalnya sedikit membingungkan. Perpaduan singkong dan yogurt ternyata bisa bekerja sama menghasilkan masakan yang enak, seperti pendahulunya, kombinasi singkong dan keju. Dan… di resep ini malah kolaborasi cantik antara singkong – yogurt dan keju ! Welcome to the new era of fusion food !

Advertisements

6 thoughts on “Talam Kong Yo – (Talam Singkong Yogurt)

  1. bikin dua mangkuk ya.. di pandan dan di pirex..
    btw, itu yang bingung difoto bilang enak abis berapa mangkuk?
    napa namanya ga talam yo kong aja.. jadi inget sin tau hiap lu deh..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s