Rolade Tahu

masakbareng

Rencananya saya mau ikutan “Masak Bareng Yuuk !!!”. Lengkapnya ada di blognya deetha yang rencananya mau masak rolade tahu. Kapan tuuuhhh ….. ??? … Aih ..aihh … sebulan yang lalu, bo !! Bulan Oktober loohh…Zadi zori yaa zdeetha kahlauz bahru pozting telatz zebulan ..ihihihi

IMG_3106

Rolade mengingatkan saya pada masa lalu. Cieh .. ini kisah pembukanya kayak novel-novel. Eh tapi ini bener. Buat saya yang asalnya dari keluarga sederhana, makan rolade pertama kali terjadi ketika Pakde saya yang kaya raya menikahkan putranya. Waktu itu segala macam makanan enak-enak yang tidak pernah terbayang sama otak dan perut saya yang masih kecil terhidang dengan melimpah ruah.Ngga tau deh namanya apa aja, yang pasti enak ! Segala macam daging ayam, sapi, ikan diolah pakai bermacam bumbu-bumbu dan diracik dengan sayur-sayur yang waktu itu nggak pernah saya jumpai di gerobaknya Pak Slamet, tukang sayur langganan. Belum lagi hidangan kue-kue enak yang nggak pernah saya jumpai di tukang roti Lauw, roti paling ngetop waktu itu. Kue hotel kita menyebutnya.

Setelah pesta usai, keluarga kami kebagian berplastik-plastik makanan lebih. Untuk beberapa hari ibu nggak belanja. Kerjanya menghangatkan makanan biar ga basi. Banyak banget siyy lebihannya. Ah enaknya jadi sodaranya orang kaya …

Di antara aneka jenis makanan itu ada semacam lontong yang dibungkus pakai alumunium foil. Keren kan orang kaya, lontong aja bungkusnya pakai alumunium. Tapi ..isinya bukan lontong. Dan makannya bukan seperti makan lontong, kita kelupas trus pegang ujungnya, ujung satunya kita makan. Bukaan… bukan begitu. Ada tata caranya. Setelah bungkus alumunium dibuka, musti diiris iris setebal kue lupis, setelah itu diletakkan di piring datar, lalu disiram sama saus kental.

Makanan berbentuk silinder itu warnanya cokelat muda, ternyata rasanya seperti daging, tapi lembut nggak berserat. Di tengahnya ada wortel panjang dibentuk bergerigi, juga ada kacang polongnya. Uhmmm..enak. Makannya pakai kentang goreng pula. Inilah makanan yang kelak dikemudian hari saya kenal sebagai rolade.

Makanan berbentuk silinder itu warnanya cokelat muda, ternyata rasanya seperti daging, tapi lembut nggak berserat. Di tengahnya ada wortel panjang dibentuk bergerigi juga ada kacang polongnya. Uhmmm..enak. Makannya pakai kentang goreng pula. Inilah makanan yang kelak dikemudian hari saya kenal sebagai rolade.

Itu kisah masa lalu. Kalau ingat adang-kadang suka miris. Yaa begitu deh, sama kali ya sama kamu-kamu. He he he… nyari temen nih.

***

Nah, back to belated “Masak Bareng Yuk !” yang mustinya bulan Oktober, baru saya buat hari minggu tanggal 16 November 2008.Habis gimana yaaa …. baru sempetnya hari itu siiyy … hehehe .

Bahan rolade tahu saya adalah :

– tahu cina 2 biji, musti ada nih bahan masalahnya bikin rolade tahu

– ati ayam

– pala, lada, garam, bawang putih 3 siung

– 2 butih telur ayam, kocok

Cara saya :

Tahu dan ati ayam dihancurkan sehancur-hancurnya, campur dengan telur yang sudah dikocok, campur bumbu, aduk sampai rata. Dibentuk seperi lontong (hehehe..ingat masa lalu) pakai alumunium foil, lalu kukus. Dahh.. gitu aja.

Yang digambar itu, yang hitam-hitam melingkar bukan kabel yee … Kebetulan hari itu saya masak spaghetti hitam dan tumis brokoli. Jadinya kayak gitu tuuhh …

Saran :

Kalau ada yang mau cobain resep saya, bisa ditambahin irisan cabe rawit sebagai ranjau tambahan ๐Ÿ™‚

Advertisements

3 thoughts on “Rolade Tahu

    • Dear Mutia,
      Saya ga buat sendiri spaghetti itemnya. Cuma beli di Care4 [kalau ngga di Ambasador, Permata Hijau ya di Puri Indah, lupa tepatnya C4 mana], rebus dan jadi ๐Ÿ™‚

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s