Ini foto-foto lebaran tahun lalu. Ketika saya mudik ke Makassar, saya menyempatkan diri pergi ke tempat pelelangan ikan. Senaangg sekali lihat ikan-ikan aneka ragam yang masih fresh from the sea. Begitu juga melihat kegiatan orang-orang di pelelangan sangat menarik.
Di gambar paling atas sayup-sayup kelihatan Trans Studio yang ada di Tanjung Bunga.
Nggak tau ini ikan apaan .. gede-gede , segar, dan disiksa sama si daeng itu ..huhu…lempar sana lempar sini
Ini pedagang tingkat eceran. Kita bisa beli dengan menggunakan ukuran keranjang kecil.
Saya dikira wartawan … gaya si daeng dan ikannya pol abis
)
Udang segede gini 75ribu per kilo. Mahal gak sih ?
Cumi, sotong dan teman-temannya.
Foto koperasi simpan pinjam.
Naa…ini dia …TELUR IKAN TERBANG !!!!
Harganya rp 5.000 per kelompok.
Karena malamnya kami balik ke Jakarta, telur ikan saya kukus dulu supaya nggak basi.
Sampai di rumah telur ikan terbangnya saya masak dengan santan, kemangi, cabai, belimbing wuluh dan bumbu dapur lainnya.
Caranya :
haluskan bawang merah, bawang putih, garam, lengkuas digeprek.
Tumis dengan sedikit minyak, masukkan santan, belimbing wuluh, cabai, daun jeruk sampai mendidih. Masukkan telur ikan yang sudah dikukus. Tambahkan kemangi.
Kayaknya orang Makassar punya penamaan sayur telur ikan terbang ini, saya nggak tau apa namanya.
Makassar tahun ini … I’ll be back … Insya Allah.

Posted on August 31, 2010
0